ANALISA PERANCANGAN DAN PENGGUNAAN SISTEM E-PROCUREMENT STUDI KASUS PT SANGRA RATU BOGA

Danny Ong

Abstract Views : 37 Times | Views : 30 Times

Abstract


Proses pengadaan barang dari dulu hingga saat ini sudah menjadi proses yang umum digunakan oleh perusahaan dalam melaksanakan proses produksi. Proses pengadaan barang baik bahan baku ataupun pendukung hingga saat ini juga sering disalah gunakan dalam bentuk korupsi sehingga mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Hal tersebut dapat terlihat pada PT SANGRA RATU BOGA sebelum melakukan perancangan dan penggunaan e-procurement dimana pengeluaran uang yang sudah dilakukan tidak sesuai dengan jumlah barang yang diterima di gudang, muncul adanya informasi tidak dilakukannya pengecekan berkala sehingga menyebabkan barang kurang selalu menjadi alasan dari orang yang bekerja di divisi operasional. Perancangan dan penggunaan e-procurement dalam bisnis menjadi suatu terobosan bagi perusahaan untuk mendokumentasikan dan mengintegrasikan sistem agar proses pengadaan dapat selalu dijaga dan dipertanggung jawabkan secara data. Penelitian terhadap pelaksanaan dan penggunaan e-procurement bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak perubahan bisnis setelah penggunaan sistem dan juga proses perancangannya. Dimana dalam melakukan penelitian tersebut, dilakukan dengan melakukan observasi dan analisa terhadap proses yang ada serta melakukan perbandingan sebelum dan sesudah penggunaan e-procurement. Hasil analisa yang dilakukan memang menunjukan bahwa adanya perbandingan data antara sesudah dan sebelum penggunaan e-procurement dijelaskan dari jumlah barang digudang dan uang yang dikeluarkan divisi keuangan selalu menuju keseimbangan



View Counter: Abstract | 37 | times, Article PDF | PDF | 30 | times

Full Text:

PDF

References


Dyatmika, S. B. (2018). PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT GENERIK DENGAN METODE ANALISIS ABC, METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ), DAN REORDER POINT (ROP) DI APOTEK XYZ TAHUN 2017 | Dyatmika | Modus Journals. MODUS JURNALS, 30(1), 71–95. https://doi.org/https://doi.org/10.24002/modus.v30i1.1589

Nurmandi, A., & Kim, S. (2015). Making e-procurement work in a decentralized procurement system: A comparison of three Indonesian cities. International Journal of Public Sector Management, 28(3), 198–220. https://doi.org/10.1108/IJPSM-03-2015-0035

Ong, D. (2017). Laporan Akhir Penelitian - Analisa Perancangan Dan Penggunaan Sistem E-Procurement Studi Kasus PT. Sangra Ratu Boga. Jakarta.

Pandu Wicaksono, A., Urumsah, D., & Asmui, F. (2017). The Implementation of E-procurement System: Indonesia Evidence. SHS Web of Conferences, 34(7), 10004. https://doi.org/10.1051/shsconf/20173410004

PT. Sangra Ratu Boga. (2015). Data Rekapan Divisi Gudang. Jakarta.

Rotchanakitumnuai, S. (2013). Assessment of e-procurement auction with a balanced scorecard. International Journal of Physical Distribution and Logistics Management, 43(1), 39–53. https://doi.org/10.1108/09600031311293246

Smart, A. (2010). Exploring the business case for e-procurement. International Journal of Physical Distribution and Logistics Management, 40(3), 181–201. https://doi.org/10.1108/09600031011035083

Vaidya, K., & Campbell, J. (2016). A multidisciplinary approach to defining public e-procurement and evaluating its impact on procurement efficiency. Information Systems Frontiers, 18(2), 333–348. https://doi.org/10.1007/s10796-014-9536-z


Article Metrics

Abstract view : 37 times
PDF - 30 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.