PENGUATAN KOMPETENSI METODOLOGI PENELITIAN EVALUASI BAGI PRAKTISI PENDIDIKAN INDONESIA MELALUI WEBINAR NASIONAL
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i2.7903Keywords:
evaluation research, professional development, research methodologyAbstract
Competency in evaluation research methodology remains limited among Indonesian education practitioners, yet its documentation through national webinars has received insufficient attention in the literature. This article aims to report the implementation and evaluate the outcomes of a national webinar titled “Evaluation Research Methodology: Between Paradigms, Approaches, Methods, and Implementation” as a community service activity using a descriptive evaluative approach. Participant data from an electronic registration form were analyzed using descriptive statistics. A total of 898 participants from 35 provinces joined via Zoom and YouTube Live, comprising predominantly students (64.48%), lecturers (16.48%), and teachers (15.26%), mostly from higher education institutions (62.25%) and Education/Teacher Training disciplines (42.87%). The webinar successfully enhanced participants’ conceptual understanding of evaluation research paradigms, quantitative-qualitative-mixed approaches, key evaluation models (CIPP, Kirkpatrick, Goal-Oriented), and systematic research stages, demonstrating the efficacy of webinars in reaching a national audience for professional capacity building. These findings underscore the need for sustainable development programs, communities of practice, and integration of evaluation research methodology into higher education curricula, thereby contributing to SDG 4 on quality education.
References
[1] M. Iqbal, A. Jayadi, Nuraeni, L. Jaswandi, Mujiburrahman, dan K. Anam, Metodologi penelitian pendidikan: Konsep dan implementasi, 1 ed. Praya: Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia, 2025. Diakses: 27 Desember 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/399072324_Metodologi_Penelitian_Pendidikan_Konsep_dan_Implementasi
[2] Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, “Ringkasan Statistik Pendidikan Indonesia 2023 2024,” 2024. Diakses: 1 Januari 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://data.kemendikdasmen.go.id/publikasi/p/vokasi-buku-statistik/indonesia-educational-statistics-in-brief-2023-2024
[3] D. Ginanto, A. T. Kesuma, Y. Anggraena, dan D. Setiyowati, Panduan pembelajaran dan asesmen pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, Edisi Revisi 2. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2024.
[4] S. Pastore, “Teacher assessment literacy: a systematic review,” Front. Educ. (Lausanne)., vol. 8, Jul 2023, doi: 10.3389/feduc.2023.1217167.
[5] D. L. . Stufflebeam dan Guili. Zhang, The CIPP evaluation model: how to evaluate for improvement and accountability. The Guilford Press, 2017.
[6] OECD, PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing, 2023. doi: 10.1787/53f23881-en.
[7] D. M. . Mertens, Research and evaluation in education and psychology : integrating diversity with quantitative, qualitative, and mixed methods. SAGE, 2024.
[8] T. Shal, N. Ghamrawi, dan N. A. R. Ghamrawi, “Webinars for teacher professional development: perceptions of members of a virtual professional community of practice,” Open Learning: The Journal of Open, Distance and e-Learning, vol. 40, no. 1, hlm. 91–107, Jan 2025, doi: 10.1080/02680513.2023.2296645.
[9] M. S. . Knowles, E. F. . Holton, P. A. . Robinson, dan Corina. Caraccioli, The adult learner: the definitive classic in adult education and human resource development. Routledge, Taylor & Francis Group, 2025.
[10] Ş. S. Çam dan G. Koç, “Professional development program to develop teacher educators’ technological pedagogical content knowledge,” Sage Open, vol. 14, no. 2, Apr 2024, doi: 10.1177/21582440241242841.
[11] D. R. Garrison, E-learning in the 21st century : a community of inquiry framework for research and practice. Routledge, an imprint of the Taylor & Francis Group, 2017.
[12] P. Shea, J. Richardson, dan K. Swan, “Building bridges to advance the Community of Inquiry framework for online learning,” Educ. Psychol., vol. 57, no. 3, hlm. 148–161, Jul 2022, doi: 10.1080/00461520.2022.2089989.
[13] David. Gordon, Anne. Meyer, dan David. Rose, Universal design for learning: Theory and practice. CAST Professional Publishing, 2016.
[14] Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Permendikbud No 15 Tahun 2018. Indonesia: https://peraturan.bpk.go.id/Details/138191/permendikbud-no-15-tahun-2018, 2018.
[15] Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39063/uu-no-12-tahun-2012, 2012.
[16] M. Quinn. Patton dan C. E. . Campbell-Patton, Utilization-focused evaluation. Sage Publications, Inc., 2022.
[17] S. Elpalina, A. Ambiyar, A. Agustina, dan A. C. K. Azis, “Implementasi model evaluasi formatif-sumatif dalam meningkatkan pembelajaran seni budaya,” Gorga : Jurnal Seni Rupa, vol. 13, no. 1, hlm. 01–08, Mei 2024, doi: 10.24114/gr.v13i01.55826.
[18] T. Tamrin, Total Quality Management in Education. Borneo Novelty Publishing, 2025.
[19] M. Toosi, M. Modarres, M. Amini, dan M. Geranmayeh, “Context, Input, Process, and Product Evaluation Model in medical education: A systematic review,” J. Educ. Health Promot., vol. 10, no. 1, Mei 2021, doi: 10.4103/jehp.jehp_1115_20.
[20] A. G. Dizon, “Historical development of CIPP as a curriculum evaluation model,” Hist. Educ., vol. 52, no. 1, hlm. 109–128, Jan 2023, doi: 10.1080/0046760X.2022.2098390.
[21] M. Iqbal, A. Zainul Irfan, J. Festy Maharani, dan K. Anam, “Thematic Network Analysis Instrumen Penilaian Visitasi Akreditasi PAUD,” Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, hlm. 1447–1463, Des 2025, doi: 10.37985/murhum.v6i2.1613.
[22] M. F. Cleveland-Innes, S. Stenbom, dan D. R. Garrison, The Design of Digital Learning Environments. New York: Routledge, 2023. doi: 10.4324/9781003246206.
[23] S. Downes, “Connectivism,” Asian Journal of Distance Education, vol. 17, no. 1, Feb 2022, Diakses: 14 Januari 2026. [Daring]. Tersedia pada: http://www.asianjde.com/ojs/index.php/AsianJDE/article/view/623
[24] A. L. McClain, “New Developments in Transformative Learning,” New Directions for Adult and Continuing Education, vol. 2024, no. 184, hlm. 20–29, Des 2024, doi: 10.1002/ace.20540.
[25] A. Y. Kolb dan D. A. Kolb, “Experiential learning theory as a guide for experiential educators in higher education,” Experiential Learning and Teaching in Higher Education, vol. 1, no. 1, hlm. 38, Sep 2022, doi: 10.46787/elthe.v1i1.3362.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal, Rila Hardiansyah, M. Rasyid Ridlo, Lukmanul Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






