PEMANFAATAN HAYLAGE RUMPUT RAWA YANG DISUPLEMENTASI DAUN UBI KAYU SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i2.7989Keywords:
cassava leaves, fermentation, haylage, swamp grasAbstract
The limited availability of forage during the dry season and the suboptimal capacity of farmers in Kota Daro II Village, have contributed to insufficient feed supply for cattle and reduce livestock productivity. The potential of available natural resources offers a viable solution to ensure feed continuity throughout the year. The utilization of swamp grass and agricultural waste through the application of haylage technology can serve as an alternative feed source during the dry season. This activity was a community service program aimed at improving the knowledge and skills of farmers in Kota Daro II Village in utilizing swamp grass haylage supplemented with cassava leaves as an alternative feed source during times of feed shortages. This activity was carried out at the Kota Daro II Village Hall on October 8, 2025, with education and training methods for farmers through counseling on the introduction of haylage technology and training, demonstration of haylage production, which was attended by 25 farmers. Evaluation of haylage results after 21 days of storage to see physical quality and palatability testing of haylage. The results showed that the knowledge, understanding, and skills of farmers in Kota Daro II Village had improved regarding the application of haylage technology in utilizing swamp grass and agricultural waste as alternative feed during the dry season. The training was increased farmers’ understanding by 40–46% regarding haylage technology using swamp grass and agricultural waste. Additionally, the interest and motivation of farmers on how to make haylage was quite good, which was marked by a 100% attendance percentage and 60% farmers in interactive discussions.
References
[1] Asniar, N. Sandiah, and R. Aka, “Manajemen Pemeliharaan Sapi Bali di Kabupaten Buton Selatan,” Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, vol. 7, no. 2, pp. 194–200, Apr. 2025, doi: 10.56625/jipho.v7i2.279.
[2] T. Karyono and R. Novita, “Fermentasi Limbah Kulit Kopi (Coffea Sp) dengan Mol Bonggol Pisang Air Kelapa Sebagai Pakan Ternak Ruminansia,” Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), vol. 23, no. 3, p. 276, Oct. 2021, doi: 10.25077/jpi.23.3.276-283.2021.
[3] D. Septian Raha Anugrah, I. Malawati, M. Canadianti, P. Studi Produksi Ternak, J. Peternakan, and P. Pertanian Negeri Kupang, “Pemanfaatan Limbah Organik Pasar Sebagai Sumber Pakan Ternak: Potensi, Manfaat, dan Tantangan dalam Perspektif Pertanian Berkelanjutan: Literatur Review,” Jurnal Cendekia Ilmiah, vol. 4, no. 1, 2024.
[4] Tasya Wislim, Solfema Solfema, and Lili Dasa Putri, “Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Masyarakat Melalui Pengelolahan Limbah Pertanian,” Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, vol. 3, no. 1, pp. 163–168, Dec. 2024, doi: 10.55606/jubpi.v3i1.3544.
[5] S. Hasan, Y. Yusnaini, and Y. Sapsuha, “The Community Partnership Program Utilization of Cattle Manure as Organic Fertilizer,” Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, vol. 13, no. 2, pp. 182–186, Dec. 2020, doi: 10.29239/j.agrikan.13.2.182-186.
[6] Zulfanita, J. M. W. Wibawanti, F. Iskandar, A. Fauzi, and K. Humam, “Edukasi Teknologi Pakan Kering (Haylage) dan Konsentrat Berbasis Limbah Pertanian dalam Rangka Optimalisasi Produktivitas Kambing Kaligesing,” Jurnal Gerakan Mengabdi Untuk Negeri, vol. 3, no. 3, pp. 30–37, 2025.
[7] J. P. Masyarakat et al., “Bimbingan Teknis Pembuatan Pakan Silase Desa Kondoano Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan,” BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, no. 10, pp. 822–828, 2024, doi: 10.62335.
[8] I. M. Rifqi, N. Mayasari, I. Firmansyah, R. Widyastuti, N. Hilmia, and A. Wulansari, “Pelatihan Pembuatan Silase Sebagai Alternatif Ketersediaan Hijauan Di Kelompok Peternak Lentera Kirei, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran Silage Production Training As An Alternative Forage Solution For The Lentera Kirei Farmer Group, Cijulang District, Pangandaran Regency,” 2024. [Online]. Available: http://jurnal.faperta-unras.ac.id/index.php/pakdemas
[9] Muhakka, R. A. Suwignyo, D. Budianta, and Yakup, “Nutritional values of swamp grasses as feed for pampangan buffaloes in South Sumatra, Indonesia,” Biodiversitas, vol. 21, no. 3, pp. 953–961, Mar. 2020, doi: 10.13057/biodiv/d210314.
[10] A. Fariani, A. B. Praramadhan, G. Muslim, and A. Nt Pratama, Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 Tahun 2021. 2021.
[11] N. Muhamad, R. A. Nurfitriani, S. Priyono, S. Budhi, A. Astuti, and R. Utomo, “Kualitas Silase Rumput Kumpai Minyak (Hymenachne amplexicaulis) yang Diberi Lactobacillus plantarum dengan Penambahan Level Molases yang Berbeda Quality of Kumpai Minyak (Hymenachne amplexicaulis) Grass Silage with Lactobacillus plantarum inoculation on Addition of Different Molases Levels,” 2022.
[12] M. M. Fauzi et al., “Pelatihan Pembuatan Silase dan Hay Sebagai Solusi Kelangkaan Pakan Saat Musim Kemarau di Desa Slorok Kecamatan Garum, Kabuapten Blitar,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 3, no. 5, 2025.
[13] M. Yusuf et al., “Pemberdayaan Peternak melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Silase di Desa Lombang Kecamatan Malunda Kabupaten Majene,” Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 280–288, May 2025, doi: 10.53299/bajpm.v5i2.1563.
[14] M. Amaniyah, S. S. Prayitno, and N. Rusti, “Upaya Peningkatan Ketahanan Pakan Domba Melalui Penanaman Hijauan Ternak dan Pembuatan Pakan Fermentasi di Dusun Kawang, Kabupaten Banyuwangi,” I-Com: Indonesian Community Journal, vol. 5, no. 2, pp. 759–769, Jun. 2025, doi: 10.70609/icom.v5i2.6978.
[15] D. Febrina, L. Ode Hardiyanto, R. Febriyanti, N. Qomariyah, T. Wahyono, and D. Nur Adli, “Evaluation of Nutritional Content and Physical Quality of Oil Palm Frond Silage with Different of Additive and Fermentation Length,” Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis), vol. 9, no. 3, pp. 605–612, 2022, doi: 10.33772/jitro.v9i3.24347.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riswandi Riswandi, Endo Argo Kuncoro, Agus Wijaya, Hermanto Hermanto, Agil Maulidina, Muhakka Muhakka, Sofia Sandi, Asep Indra M Ali, Mirza Lena, Febrinita Ulfah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






