MODEL PEMBELAJARAN BAHASA BERBASIS ASET KOMUNITAS DI SEKOLAH MUSLIM THAILAND
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i1.7322Kata Kunci:
asset-based community development, Bamrung Islam School, language learning, ThailandAbstrak
This study is motivated by the urgency of developing language learning in Islamic educational institutions that require innovative teaching methods which are effective and efficient, while simultaneously preserving Islamic identity within Muslim communities in Thailand. The study examines the implementation of the Asset-Based Community Development (ABCD) approach in language learning at Bamrung Islam School, Southern Thailand. The ABCD approach utilizes community assets, such as human resources and cultural networks, to develop interactive learning methods aimed at improving students’ competencies in English, Arabic, and Qur’anic studies. Data were collected through qualitative research methods, including observation, needs mapping, and evaluative reflection. The findings indicate that the ABCD approach is able to optimize local potential by enhancing students’ learning motivation, self-confidence, and active participation, while also encouraging innovation in teaching practices. This model has the potential to serve as a reference for community empowerment initiatives in Islamic educational institutions at the international level.
Referensi
[1] A. T. Mufadhol and N. Nuraeni, “Pentingnya Bahasa Arab Dalam Mengembangkan Pemahaman Islam yang Mendalam: Analisis Tentang Metode Pembelajaran dan Penerapannya,” Socius J. Penelit. Ilmu-Ilmu Sos., vol. 3, no. 2, pp. 101–109, 2025.
[2] K. A. Hasibuan and N. Ginting, “Studi Komparatif Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Arab Saudi dan di Indonesia,” Edu Soc. J. Pendidikan, Ilmu Sos. dan Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 574–583, 2025 Mar. 2025, doi: 10.56832/edu.v5i1.838.
[3] Suparlan, “PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOAH DASAR,” Fondatia J. Pendidik. Dasar, vol. 4, no. 2, pp. 245–258, 2020.
[4] M. Mubin and S. J. Aryanto, “Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar,” Edu Cendikia J. Ilm. Kependidikan, vol. 3, no. 03, pp. 554–559, 2024, doi: 10.47709/educendikia.v3i03.3429.
[5] F. Due, A. Mutaqqien, A. Mulyana, and I. Kurniawan, “PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN MODEL KONTEKSTUAL DI MUSLIM SUKSA SCHOOL THAILAND,” AL – KAFF J. Sos. Hum., vol. 1, no. 5, pp. 479–484, 2023.
[6] E. Maria, A. Sudarso, and J. T. K. Perangin-Angin, “Membangun Sense of belonging (rasa memiliki) individu dan menerapkannya sebagai wujud motivasi diri dalam bekerja dan kecintaan terhadap organisasi pada YPK Don Bosco Kam,” J. Pengabdi. Pada Masy. METHABDI, vol. 3, no. 1, pp. 104–112, Jun. 2023, doi: 10.46880/methabdi.vol3no1.pp104-112..
[7] R. R. D. J. N. Subagyono, M. Zakaria, A. Hasnee, C. Laehtee, A. Hama, and R. R. A. Aina, “Pengenalan Budaya Thailand dan Madagaskar oleh Mahasiswa Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing untuk Mahasiswa FMIPA Universitas Mulawarman,” PengabdianMu J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 10, no. 7, pp. 1722–1730, Jul. 2025, doi: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.9775.
[8] A. N. Zaman, C. Effendi, W. Ridwan, and R. Pahlevi, “DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA KE THAILAND,” KAIS Kaji. Ilmu Sos., vol. 4, no. 1, pp. 1–12, 2023.
[9] F. Najamudin and A. H. Al Fajar, “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL MELALUI PENDEKATAN ABCD UNTUK MENCAPAI SDG 1: TANPA KEMISKINAN,” Focus J. Pekerj. Sos., vol. 7, no. no. 2, pp. 142–158, Dec. 2024, doi: 10.24198/focus.v7i2.58936.
[10] P. M. Green, D. J. Bergen, C. P. Stewart, and C. Nayve, “Engagement of Hope” Metrop. Univ., vol. 32, no. 2, pp. 129–157, Oct. 2021, doi: 10.18060/25527.
[11] R. S. Yohanes, “TEORI VYGOTSKY DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA,” Widya War., vol. 2, no. XXXIV, pp. 127–135, 2010.
[12] M. Mubin and S. J. Aryanto, “Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar,” Edu Cendikia J. Ilm. Kependidikan, vol. 3, no. 03, pp. 554–559, Jan. 2024, doi: 10.47709/educendikia.v3i03.3429.
[13] A. S. Abbas et al., “ECOBRICK: SOLUSI KEATIF DAN INOVATIF PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DI SEKOLAH,” J. Pengabdi. Masy. Pemberdayaan, Inov. dan Perubahan, vol. 5, no. 5, 2025, doi: 10.59818/jpm.v5i5.2184.
[14] T. D. Untari, M. Rohmadi, R. Suhita, and E. Suryanto, “Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Proyek: Tantangan, Peluang, dan Dampaknya di Sekolah Dasar,” Indones. J. Learn. Educ. Stud., vol. 3, no. 1, pp. 48–57, Sep. 2025.
[15] U. Kuntariati, P. D. Y. Paramitha, and N. M. Rinayanthi, “Strategi Pengajaran Bahasa Asing Dalam Konteks Multikultural: Pendekatan Inovatif Dan Tantangannya,” Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni, vol. 12, no. 2, pp. 217–230, May 2024, doi: 10.59672/stilistika.v12i2.3608.
[16] S. Mahamad and A. N. Laila, “Model Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Kaewnimit Pathumthani Thailand,” EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, vol. 15, no. 1, pp. 1–14, Jun. 2025, doi: 10.54180/elbanat.2025.15.1.1-14.
[17] Khairi et al., “Penguatan Sumber Daya Manusia Dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD),” Ngaliman: J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 86–97, Aug. 2025, doi: 10.53429/ngaliman.v4i2.
[18] U. H. Rahma, C. Hadi, and I. N. Alfian, “Appreciative Inquiry Untuk Meningkatkan Sense of Community dan Partisipasi Pada Anggota Komunitas Ikatan Pemuda Pemudi Kampung Tengah di Sumbermanjingkulon,” J. Psikol. Talent., vol. 6, no. 2, p. 36, 2021.
[19] A. K. Daoud et al., “‘It’s a priority’: a qualitative analysis of the implementation of a maternal equity safety bundle in Massachusetts,” Implement. Sci. Commun., vol. 6, no. 28, pp. 2–19, 2025, doi: 10.1186/s43058-025-00703-2.
[20] J. Jones and R. Masika, “Appreciative inquiry as a developmental research approach for higher education pedagogy: space for the shadow,” Higher Education Research & Development, vol. 40, no. 2, pp. 279–292, Apr. 2020, doi: 10.1080/07294360.2020.1750571.
[21] E. F. Tuhfa and E. Rahayu, “Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kosakata bahasa indonesia siswa muslim satun wittaya school di Thailand,” SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, vol. 9, no. 1, p. 18, Feb. 2024, doi: 10.23916/083756011.
[22] M. Masae, T. P. Hindarsih, H. Asy’ari, and J. Musfah, “Pengaruh Kekuasaan Dan Politik Kerajaan Thailand Terhadap Sekolah Islam Swasta Di Daerah Patani Thailand Selatan,” J. Sci. Soc. Res., vol. VIII, no. 1, pp. 1044–1050, 2025.
[23] L. N. Aida, D. Maryam, F. Febiola, S. D, Agami, and U. Fawaida, “Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Media Audiovisual,” Terampil J. Pendidik. dan Pembelajaran Dasar, vol. 7, no. 1, pp. 43–50, 2020.
[24] A. Alhamuddin, H. Aziz, D. N. Inten, and D. Mulyani, “Pemberdayaan Berbasis Asset Based Community Development (ABCD) untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Madrasah di Era Industri 4.0,” Int. J. Community Serv. Learn., vol. 4, no. 4, Nov. 2020, doi: 10.23887/ijcsl.v4i4.29109.
[25] S. Ali, U. Moonti, and I. Yantu, “Pengaruh Motivasi Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango,” Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, vol. 8, no. 2, p. 1553, May 2022, doi: 10.37905/aksara.8.2.1553-1560.2022.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Cholilah, Garnetta Liya Widyanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






