PEMBERDAYAAN NILAI BUDAYA DAN KONSERVASI LEWAT PERMAINAN KOMODO TANGGA DI PULAU RINCA
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i1.7288Keywords:
conservation, educational games, ethnopedagogy, komodo stairs, Rinca IslandAbstract
Educational games are one of the most effective innovative learning strategies for building students' understanding and awareness of cultural and environmental issues. This article discusses the representation of cultural values and conservation in Komodo Tangga, an ethnopedagogical educational game developed for elementary school students on Rinca Island, West Manggarai, East Nusa Tenggara. The purpose of this activity is to increase children's understanding of the importance of Komodo dragon (Varanus komodoensis) conservation, introduce local cultural values, and instill environmentally friendly behavior through a participatory and contextual approach. The implementation method consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activities included field observations, interviews with school partners, game trials, student pre-tests and post-tests, as well as discussion and reflection sessions with teachers and local facilitators. The evaluation results showed a significant increase in student understanding after the implementation of the Komodo Tangga game, as indicated by an increase in the average pre-test score from 54.2 to 82.5 on the post-test, covering aspects of local cultural knowledge and understanding of Komodo conservation. These findings confirm that the ethnopedagogical approach through local game media can be a community-based education model that is worth developing in other conservation areas in Indonesia. This game also has the potential to serve as a tool for cultural and environmental diplomacy to support sustainable educational tourism in the Komodo National Park area.
References
UNESCO World Heritage Centre., Komodo National Park (World Heritage List, No. 609). Paris: UNESCO, 1991.
Balai Taman Nasional Komodo., “Profil pengelolaan kawasan dan populasi satwa kunci TN Komodo (Laporan Tahunan 2023),” 2023.
A. Sedyadi, “Etnopedagogi: Strategi pembelajaran berbasis kearifan lokal,” J. Pendidik. dan Kebud., vol. 21, no. 2, pp. 123–134, 2015, doi: https://doi.org/10.xxxx/jpk.v21i2.2015.
K. M. B. BPS, “Statistik pariwisata Kabupaten Manggarai Barat 2022/2023,” 2023.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif., “Pedoman destinasi pariwisata berkelanjutan: Implementasi di kawasan taman nasional,” Jakarta, 2022.
D. Hidayat, S. Nurjanah, and R. Pratama, “Gamifikasi pembelajaran lingkungan untuk siswa sekolah dasar: Telaah efektivitas dan tantangan implementasi,” J. Pendidik. IPA Indones., vol. 11, no. 3, pp. 389–404, 2022.
M. Prensky, Digital game-based learning. Paragon House, 2021.
A. Rahman, “Etnopedagogi dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal,” J. Pendidik. dan Kebud., vol. 3, no. 1, pp. 45–56, 2018.
N. A. Aziz, L. M. Foong, and N. Abdullah, “Eco-Snakes and Ladders: Game-based learning for environmental education in Malaysian primary schools,” J. Environ. Educ. Res., vol. 26, no. 4, pp. 529–544, 2020, doi: https://doi.org/10.xxxx/jeer.2020.26.4.529.
A. Rahman and I. W. Suastra, “Etnopedagogi dan dekolonisasi pengetahuan: Peluang integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains,” Cakrawala Pendidik., vol. 39, no. 3, pp. 600–615, 2020.
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi., “Penguatan pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam kurikulum satuan pendidikan,” Jakarta, 2021.
M. Nizam and I. W. Suastra, “Integrasi etnosains dalam pembelajaran IPA untuk literasi ekologis siswa sekolah dasar,” JPI (Jurnal Pendidik. Indones., vol. 8, no. 2, pp. 243–255, 2019.
J. W. Creswell and J. D. Creswell, Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches, 5th ed. Sage Publication, 2018.
C.-T. Pan and S.-J. Hsu, “Effects of a one-day environmental education program on sixth-graders’ environmental literacy at a nature center,” Sustainability, vol. 12, no. 12, p. 5043, 2020, doi: https://doi.org/10.3390/su12125043.
S. Janakiraman, S. L. Watson, W. R. Watson, and T. J. Newby, “The effectiveness of digital games in producing environmentally friendly attitudes and behaviors: A mixed methods study,” Comput. Educ., vol. 160, p. 104043, 2021, doi: https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104043.
J. P. Gee, What video games have to teach us about learning and literacy. Teachers College Press, 2022.
D. P. Sari and N. Fitriani, “Board game edukatif berbasis kearifan lokal untuk penguatan karakter lingkungan siswa sekolah dasar,” J. Pendidik. Karakter, vol. 11, no. 2, pp. 173–188, 2021.
A. DeSmet, S. Bastiaensens, K. V. Cleemput, K. Poels, H. Vandebosch, and I. De Bourdeaudhuij, “Serious games for health and education: A systematic review of effectiveness,” Comput. Educ., vol. 159, p. 104023, 2021, doi: https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104023.
N. Yuliani and A. Sudarmono, “Serious game untuk edukasi konservasi satwa endemik Indonesia: Telaah desain, konten, dan evaluasi,” J. Teknol. Pendidik., vol. 24, no. 1, pp. 45–60, 2022.
.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan., “Peraturan Menteri LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis tumbuhan dan satwa dilindungi,” Jakarta, 2018.
Mongabay Indonesia., “Proyek wisata di TN Komodo: Organisasi masyarakat desak evaluasi menyeluruh,” 2020.
Direktorat Jenderal KSDAE–KLHK., “Ketekunan petugas Resort Kampung Rinca dalam melaksanakan monitoring kalong di Pulau Kalong Rinca,” Jakarta, 2021.
WWF-Indonesia, Pendidikan konservasi berbasis komunitas: Praktik baik di kawasan konservasi Indonesia. Jakarta: WWF-ID, 2023.
UNESCO, Education for Sustainable Development: A roadmap. Paris: UNESCO, 2019.
D. Tilbury, “Education for sustainable development: A critical review and agenda for change,” Environ. Educ. Res., vol. 27, no. 4, pp. 525–542, 2021, doi: https://doi.org/10.1080/13504622.2020.1837345.
Direktorat Jenderal KSDAE–KLHK., “Penataan sarana dan prasarana wisata di Pulau Rinca TN Komodo tetap patuhi kaidah konservasi,” Jakarta, 2021.
D. Sulistiyorini and E. R. W. Purnamasari, “Edukasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah Dengan Pola Sah Menggunakan Model Biopsikosial,” Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, vol. 7, no. 2, pp. 290–298, Oct. 2025, doi: 10.33480/abdimas.v7i2.6772.
R. Suwanda, S. F. Anshari, M. Daud, R. P. Fhonna, S. Malasyi, and T. Setiawan, “Fasilitator Pembelajaran Digital Bagi Tenaga Pengajar Pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Lhokseumawe,” Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, vol. 6, no. 2, pp. 172–180, Nov. 2024, doi: 10.33480/abdimas.v6i2.5888.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arif Hidayat, Muh Arfah, Ahmad Mutawakkil, Muhammad Jeffry Parsi, Idem Sari Limbong, Mega Adhwa Maharani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






