PERACANGAN RINTISAN BISNIS DIGITAL POTOSHARE INDONESIA PLATFORM UNTUK MONETISASI KARYA SENI DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.33480/inti.v21i1.7148Keywords:
Digital Business, Digital Product, Potoshare Indonesia, Rational Unified Process, Web ApplicationAbstract
Digital Transformation in the creative economy sector has opened up opportunities for industry players, especially photographers, in distributing and monetizing digital artworks more widely. However, many photographers still have limitations in marketing their products, especially because there are no local platforms that focus on and support digital product sales systems such as portfolio management, digital transactions based on these problems, this study aims to design a digital business in the form of a web-based platform called Potoshare Indonesia, which is intended as a digital marketplace that specializes in photography and digital artwork products such as photos, presets, e-books, and building a professional online portfolio. The method used in this study uses the Rational Unified Process (RUP) approach and business modeling using the Business Model Canvas (BMC). The results of this study are the design of digital business applications and strategies that are considered feasible and have great potential for further development. Potoshare Indonesia is expected to be a digital solution that supports the growth of the creative economy in the focused of photography.
Downloads
References
Setianingrum, R. A., & Faslah, R. (2025). Monetisasi karya digital dan tantangan perlindungan hak cipta di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis, 14(3), 1–8. https://doi.org/10.47709/jhb.v14i03.6103
Amaliya, D. (2024). Pengaruh digitalisasi pada sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 1444–1452. uin-malang.ac.id
Ariska, D., & Nurlela, S. (2022). Analisis dan perancangan UI/UX aplikasi Lazada menggunakan metode design thinking. Jurnal Infortech, 4(2), 86–91, https://doi.org/10.31294/infortech.v4i2.13234.
Dwi, N. E., Putri, I. A., Ariany, R., & Putera, R. E. (2024). Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY). Tata Kelola Industri Kreatif Di Indonesia Dalam Perspektif Sound Governance, 12(Maret), 1-1o.
Firmansyah, F., Sudirman, M. Y. D., & Putra, R. I. (2024). Integrating green computing into rational unified process for sustainable development goals : a comprehensive approach. 14(3), 2868–2874. https://doi.org/10.11591/ijece.v14i3.pp2868-2874
Hadjaratie, L., Junaidi, A., Daud, R., Polin, M., Dwinanto, A., Roviana, H., Pakaya, N., & Padiku, I. R. (2023). Pendekatan rational unified process dalam pengembangan sistem informasi berbasis web mobile. 5(2), 120–130. https://doi.org/10.37905/jji.v512.21469
Hutagaol, B. (2024). Pemasaran seni di era digital: Strategi media sosial dan platform kreatif. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 10(5). https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252
I, A. R., Purnamasari, A. I., & Ali, I. (2024). DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PHOTOGRAPHY ARFI POTRET BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE RATIONAL UNIFIED PROCESS ( RUP ). 8(1), 331–338.
Ingriana, A., Chondro, J., & Rolando, B. (2024). Transformasi digital model bisnis kreatif: Peran sentral e-commerce dan inovasi teknologi di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Digitalisasi Ekonomi (JUMDER), 1(1), 69–78. https://doi.org/10.1234/jumder.v1i1.8
Jonatan, D., & Jaelani, I. (2024). Pengembangan sistem informasi pemesanan jasa fotografi dengan menerapkan payment gateway menggunakan metode prototype. Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika, 2(5), 157–168. https://doi.org/10.61132/merkurius.v2i5.291
Missy, M. A., Kurdi, M., & Anwar, S. (2021). Strategi pemasaran digital dalam meningkatkan volume penjualan pada Amanda Cafe di era revolusi industri 4.0. Journal MISSY (Management and Business Strategy), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.24929/missy.v2i1
Pramesti, S. C., & Nisa, F. L. (2024). Transformasi ekonomi kreatif pasca pandemi: Peran marketplace Shopee sebagai pendorong utama. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA), 1(2), 127–136. https://doi.org/10.61722/jemba.v1i2.105
Sari, N. C., Putra, Y., Alfa Hikmatun Nabilah, & Revania Jeni Puspitasari. (2025). Evaluating Usability And Customer Satisfaction in E-Marketplaces Using System Usability Scale and Customer Satisfaction Score. Journal of Computing and Smart Ecosystems, 1(1), 26–34. Retrieved from https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/J-CaSE/article/view/753
Tarigan, N. E., Laili, F. R., Samudra Hidayat, T., & Hidayat, R. (2024). Membangun Keunggulan Bisnis Digital : Sinergi Perencanaan Sumber Daya Manusia Strategis Dan Artificial Intelligence. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 179–185. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/karya_jpm/index
Widiani, H. N., Alfatih, M. F., Pasya, T. M., & Kuntari, W. (2024). Penerapan Business Model Canvas (BMC) pada bisnis jasa fotografi produk Rabbithall Studio. Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset, 3(1), 69–78. https://doi.10.61132/lokawati.v3i1.1432
Zen, A. P., Ayu, I. K., & Anjarsari, S. (2025). Perkembangan fotografi era digital munculnya format instan stories dan reels. Jurnal Visual Ideas, 5(1), 60–66. https://doi.org/10.33197/visualideas.vol5.iss1.2025.2537
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Firdaus, Muhammad Rizky Dwiputra, Siti Nurlela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal mengenai publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License. yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal pada jurnal.
2. Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimkannya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada Jurnal.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, dalam penyimpanan institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan dari karya yang diterbitkan sebelumnya.





