E-LEARNING IMPLEMENTATION BARRIER IN INDONESIA: A CASE STUDY

  • Deki Satria (1*) Institut Teknologi dan Bisnis Bank Rakyat Indonesia
  • Neneng Rachmalia Feta (2) Institut Teknologi dan Bisnis Bank Rakyat Indonesia
  • Fitria Fitria (3) Institut Teknologi dan Bisnis Bank Rakyat Indonesia

  • (*) Corresponding Author
Keywords: Barriers, Covid-19, eLearning, SLR, Descriptive Statistic

Abstract

Abstract—Pandemic forces many educational institutions to change their learning delivery. One of the solutions is using eLearning. But, eLearning implementation faces a lot of barriers. This study tried to find the main barrier in eLearning in Indonesia. Systematic Literature Review and Descriptive statistics were used to collect and analyze our findings. The results of this study are separated into four categories: human, technology, organizational, and financial factors. Human factors include lack of interaction, hard to assimilate material, boredom, exhaustion, lack of preparation, and harder to meet the need. Technological factors include lack of technical advice, device, the internet, and power problems. The organizational factor is a lack of technical support. From the financial factors are expensive internet and device. These obstacles need to be addressed separately because each barrier has a different approach to solve.

Keywords: Barriers, Covid-19, eLearning, SLR, Statistic Descriptive

Intisari Pandemi covid-19 memaksa banyak sekali institusi Pendidikan untuk mengubah pola pengajaran yang dilakukan. Salah satu cara yang paling banyak diterapkan adalah pembelajaran dalam jaringan (daring). Namun dalam pengimplementasia pembelajaran daring ini, ditemukan banyak kendala atau penghalang. Penelitian ini berusaha untuk menemukan kendala implementasi pembelajaran daring di Indonesia. Untuk menemukan penghalang tersebut digunakan systematic literature review (SLR) dan deskriptif statistic. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan empat kategori penghambat yaitu Manusia, teknologi, organisasi dan keuangan. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan hasil hambatan manusia yaitu kurangnya interaksi, sulitnya memahami materi, kebosanan, kelelahan, kurang persiapan dan sulitnya memenuhi keinginan siswa. Dari faktor teknologi ditemukan kendala yaitu kurangnya perangkat, sering kali adanya kendala teknis, internet dan mati lampu. Dari faktor organisasi adalah kurangnya dukungan teknis dari organisasi. Sedangkan dari faktor keuangan adalah mahalnya perangkat dan internet yang dibutuhkan. Masing-masing faktor ini harus diselesaikan secara individu dikarenakan setiap faktor memiliki penyelesain yang unik

Kata Kunci: Covid-19, eLearning, Penghambat Implementasi, Statistik Deskriptif, SLR.

Published
2022-10-05
How to Cite
Satria, D., Feta, N., & Fitria, F. (2022). E-LEARNING IMPLEMENTATION BARRIER IN INDONESIA: A CASE STUDY. Techno Nusa Mandiri, 19(2), 86 - 94. https://doi.org/10.33480/techno.v19i2.3034
Article Metrics

Abstract viewed = 51 times
PDF downloaded = 25 times

Most read articles by the same author(s)